Seluruh Guru dan Karyawan SMP Negeri 1 Muntilan Antusias Ikuti IHT
Muntilan, 01 Juli 2025 — SMP Negeri 1 Muntilan sukses menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) pada tanggal 23, 24, 25, 26, dan 30 Juli 2025 yang bertempat di Aula Hijau sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan, dengan menghadirkan narasumber utama Bapak Mustakim, pengawas SMP dari Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang.
IHT tahun ini mengangkat tema "Inovasi, Kolaborasi dalam Menciptakan Prestai". Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, khususnya dalam menyongsong tahun ajaran baru dan menghadapi tantangan Kurikulum Merdeka. Materi yang disampaikan meliputi PBD (Perencanaan Berbasis Data), penyusunan RKT (Rencana Kerja Tahunan) dan KSP (Kurikulum Satuan Pendidikan), dan penyusunan modul ajar.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama hingga penutupan. Para guru dan karyawan secara aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman dalam sesi-sesi interaktif. Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Muntilan menyampaikan apresiasinya terhadap semangat guru dan karyawan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
“IHT ini bukan sekadar kewajiban, tapi bagian dari proses tumbuh bersama sebagai komunitas belajar. Saya berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh bisa langsung diimplementasikan dalam proses pembelajaran dan pelayanan di sekolah,” ujar Kepala Sekolah dalam pidato pembukaannya.
Bapak Mustakim, selaku pemateri, memberikan apresiasi terhadap suasana aktif dan kolaboratif yang tercipta selama kegiatan. Ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi dinamika Kurikulum Merdeka.
“Transformasi pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan, tapi harus dimulai dari guru. Dan saya melihat di sini, para guru sangat siap menjadi agen perubahan di kelasnya masing-masing,” kata Bapak Mustakim dalam salah satu sesi.
Dengan berakhirnya rangkaian IHT, diharapkan seluruh guru dan karyawan SMP Negeri 1 Muntilan semakin siap dan solid dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.